Pohutu Moponika Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Adat Pernikahan Masyarakat Gorontalo)

Mansur Martam

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk meneliti validitas praktek Pohutu Moponika pada masyarakat adat Provinsi Gorontalo dalam perspektif hukum Islam. Pohutu Moponika menunjukkan pengertian pada sebuah prosesi upacara pernikahan di Provinsi Gorontalo, yang diselenggarakan dalam bentuk perpaduan antara dua aturan hukum yang berbeda, yakni hukum Islam dan hukum adat. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dimana peneliti menganalisis pelbagai aturan penyelenggaraan upacara pernikahan dalam tradisi Pohutu Moponika dalam perspektif hukum Islam. Hasil dari penelitian ini dapat dinyatakan bahwa praktek Pohutu Moponika pada masyarakat adat Provinsi Gorontalo dianggap sebagai al-‘Urf Ash-Shahih (kebiasaan yang berlaku di tengah-tengah masyarakat yang tidak bertentangan dengan nas(Al-Qur’an dan hadis), tidak menghilangkan kemaslahatan mereka, dan tidak pula membawa mudarat kepada mereka).

Keywords


Pohutu Moponika, Islamic Law

Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an dan Terjemahan. 2007. Bandung: CV Penerbit Diponegoro.

Al-Razzaq, Abd. 1403. Musannaf Abd al-Razzaq. Beirut: Al-Maktab Al-Islami.

Abu Dawud. Sunan Abi Dawud. Beirut: Dar Al-Kitab Al-Arabi.

Al-Baihaqi. 1994. Sunan Al-Baihaqi Al-Kubra. Mekah: Maktabah Dar Al-Baz.

Ali, M. D. 2007. Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Al-Bukhari, 1987. Al-Jami‘al-Sahih. Kairo: Dar al-Sya‘bi.

Al-Bukhari, A. 1982. Kasyf al-AsrarFi Ushul al-Bazdawi. Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Gazali, A. 1997. al-Mustasfa. Beirut: Muassasah al-Risalah.

Al-Juwaini. 1418 H. al-Burhan Fi Usul al-Fiqh. Mesir: Al-Wafa’ al-Mansurah.

Al-Kasani. 2003. Badai‘al-Shanai‘ Fi Tartib al-Syarai‘. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Al-Qarrfi, A. I. 1344 H. Anwar al-Buruq fi Anwa‘ al-Furuq. Mesir: Dar al-Ihya’ al-Kutub al-‘Arabiyyah.

Al-Mawsu‘ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah.

Al-Syatibi, A. 1997. al-Muwafaqat. Dar Ibn ‘Affan.

Al-Suyuti, A. 1983. al-Asybah wa al-Naza’ir. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.

Al-Zuhaili, W. 1986. Usul al-Fiqh al-Islami. Beirut: Dar al-Fikr.

________, W. 1985. al-Fiqh al-IslamiWa Adillatuh. Damaskus: Dar Al-Fikr.

Abu Sunah, A. F. 2004. Qa‘idatani Fiqhiyyatani, al-‘Adah Muhakkamah-La Darara wala Dirara. Kairo: Dar al-Basair.

Al-Jauziyah, I. Q. 1973. A‘lam al-Muwaqqi‘in. Beirut: Dar al-Jil.

Al-Syarbini. 1997. Mugni Al-Muhtaj Ila Ma‘rifat Ma‘ani Alfazal-Minhj. Beirut: Dar al-Marifah.

Dep Dikbud, 1994. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Empas Aspek Adat Gorontalo. 2000. Gorontalo: Pemda Tingkat II Kabupaten Gorontalo dan Yayasan 23 Januari 1942 Jakarta.

Hadi, S. 1987. Metodologi Riset Nasional. Magelang: Akmil.

Hakim. 1990. Al-Mustadrak ‘Ala Ash-Sahihaini. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Ibn Abd al-Salm, I. Qawa’id al-Ahkam fi Masalih al-Anam. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Ibn ‘Abidin. 1966. Radd al-Mukhtar ‘ala al-Durr al-Mukhtar. Mesir: al-Babi al-Halabi.

Ibn Hambal, A. Musnad al-Imam Ahmad Ibn Hambal. Kairo: Muassasah Qortoba

Ibn Nujaim, Z. 1968. al-Asybah wa al-Naza’ir ‘alaMazhab Abi Hanifah al-Nu‘man. Mesir: Mu’assasah al-Halabi wa Syurakah.

Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. 2001. Direktorat Pembinaan Peradilan Agama Islam Ditjen Pembinaan Kelembagaan Islam Departemen Agama.

Malik. 1991. Al-Muwattha’ Al-Imam Malik. Damaskus: Dar Al-Qalam.

Miles & Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press

Mooleong, L.J. 1988. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Resdakarya.

Muslim. Shahih Muslim. Beirut: Dar Al-Jil.

Na’im, M. 1968. Menggali Hukum Tanah dan Hukum Waris Minangkabau. Padang: Centre for Minangkabau studies.

Niode, A. S. 2007. Gorontalo; Perubahan Nilai-nilai Budaya dan Pranata Sosial. Jakarta: PT. Pustaka Indonesia Press (PIP).

Noer, D. 1979. Kajian Masyarakat Islam di Indonesia. Panji Masyarakat, (279): 280.

Pateda, M. 1991. Kamus Indonesia-Gorontalo.Jakarta: Balai Pustaka.

Pohutu Aadati Lo Hulondalo (Tata Upacara Adat Gorontalo) Hasil Seminar Adat Gorontalo 2007. 2008. Gorontalo: Tim Perumus Kerja Sama Pemda Kabupaten Gorontalo, Forum Pengkajian Islam Al-Kautsar Gorontalo, Tokoh Adat U Duluwo Limo Lo Pohala’a Gorontalo, dan Tim Akademisi Gorontalo.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

Soekanto, S. & Mamudji, S. 1986. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers.

Syafi’i. Musnad Asy-Syafi’i. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Turmudi. Sunan At-Turmudi. Beirut: Dar Ihya At-Turats Al-Arabi.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Gorontalo




DOI: https://doi.org/10.34001/istidal.v4i1.699

Article Metrics

Abstract view : 1169 times
PDF - 472 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Creative Commons License

Isti'dal: Jurnal Studi Hukum Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats